Respons Sekjen PSSI Terkait Tiga Klub Tolak Kelanjutan Liga 1 2020

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 49 2251075 respons-sekjen-pssi-terkait-tiga-klub-tolak-kelanjutan-liga-1-2020-mNmgRBtc7A.jpg Logo Persebaya Surabaya. (Foto/Persebaya)

JAKARTA – Sebanyak tiga klub peserta menolak kelanjutan Liga 1 2020 setelah sempat vakum selama tiga bulan dampak pandemi virus corona. Kompetisi akan berlangsung pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021.

Ketiga klub tersebut yakni Persebaya Surabaya, Barito Putera dan Persik Kediri. Mereka menolak setelah Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) mengeluarkan surat keputusan yang akan melanjutkan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 pada Oktober mendatang.

Foto/PSSI

Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020 dirilis pada Minggu 28 Juni 2020.

Baca juga: PSSI Didesak Bikin Protokol Kesehatan yang Jelas Sebelum Melanjutkan Kompetisi

Baca juga: Hanya 170 Orang yang Boleh Hadir di Laga Liga 1 2020

Ketiga klub menolak kelanjutan Liga 1 2020 karena khawatir dengan adanya kegiatan sepakbola justru makin menyebarkan virus corona. Apalagi masih ada sejumlah wilayah yang masih tinggi peningkatan kasus covid-19, salah satunya Jawa Timur.

Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Yusi dalam program Okezone Stories di YouTube Okezone, Kamis (23/7/2020), menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima penolakan secara resmi dari ketiga klub.

“Tak ada satu pun klub (Liga 1 2020) yang menolak. Itu pernyataan saja. Itu bukan penolakan. Kalau penolakan, itu mengajukan surat ke operator, ke federasi lalu kami akan lanjutkan,” kata dia.

“Beberapa kali meeting dengan klub (Liga 1 2020) mereka biasa-biasa saja. PT LIB (operator Liga 1 2020) sudah menyiapkan semuanya. Kami yakin mereka akan mengikuti Liga 1. Mereka akan susah sendiri jika tidak ikut liga; pemilik, pemain apalagi pendukungnya. Saya sangat yakin mereka akan ikut,” tambah Yunus Yusi.

Foto/PT LIB

PSSI dan PT LIB sudah menetapkan bahwa Liga 1 akan terpusat di pulau Jawa. Semua klub, termasuk dari luar pulau Jawa, dibebaskan untuk memilih stadion yang berada di pulau Jawa.

Selain itu, semua laga Liga 1 akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya, komponen tim harus menjalani rapid test dan semua laga Liga 1 2020 digelar tanpa dihadiri penoton.

Liga 1 2020 sebelum dihentikan pada pertengahan Maret 2020, baru memainkan tiga pertandingan, kecuali Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, yang baru memainkan dua laga. Persib kini memimpin klasemen sementara dengan 9 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini