Tiga hasil seri melawan Sevilla, Celta Vigo, dan Atletico Madrid, memang disebut-sebut menjadi biang keladi terjungkalnya Barcelona dari puncak klasemen. Padahal, mereka sempat memimpin dua angka dari Real Madrid ketika La Liga Spanyol 2019-2020 dihentikan sementara pada Maret lalu.
Dalam sembilan pertandingan setelah itu, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya mencatatkan enam kemenangan. Sebaliknya, anak asuh Zinedine Zidane sanggup menyapu bersih sembilan laga dengan hasil tiga poin.
Laga tandang melawan Celta Vigo di pekan 31 disebut-sebut menjadi penyebab utama kegagalan Barcelona mempertahankan gelar La Liga Spanyol. Sebab, setelah laga tersebut, posisi puncak klasemen diambil Real Madrid dengan keunggulan dua angka. Sebelum pekan 31, kedua kesebelasan mengoleksi jumlah poin yang sama.
Barcelona kini sudah bisa mengalihkan fokus ke kompetisi lain, yakni Liga Champions 2019-2020 guna menyelamatkan musim. Dua laga terakhir Liga Spanyol dapat dimanfaatkan sebagai persiapan menuju laga leg II babak 16 besar kontra Napoli pada 9 Agustus 2020 dini hari WIB di Stadion Camp Nou.
(Ramdani Bur)