Share

Bermain 2-2 Kontra Napoli, Pioli Sadar Milan Tak Bisa Selalu Menang

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 47 2245351 bermain-2-2-kontra-napoli-pioli-sadar-milan-tak-bisa-selalu-menang-xBKup7Z42W.jpg Napoli vs AC Milan (Foto: Media AC Milan)

NAPLES – AC Milan harus puas bermain imbang dengan skor 2-2 saat bertandang ke markas Napoli dalam giornata ke-32 Liga Italia 2019-2020. Meski gagal meraih poin penuh, namun Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tetap mensyukuri hasil ini.

Milan sebenarnya sedang dalam tren positif. Pada beberapa pertandingan sebelumnya, Ante Rebic dan kawan-kawan selalu meraih kemenangan saat menghadapi tim yang berada di atas mereka di papan klasemen, seperti AS Roma, Lazio, dan Juventus.

Milan sendiri sebenarnya sempat unggul lebih dulu atas Napoli di menit ke-20 lewat sepakan voli Theo Hernandez. Sayangnya, Rossoneri tak bisa mempertahankan keunggulan tersebut. Pada menit ke-34 Giovanni Di Lorenzo mencetak gol untuk membawa Napoli menyamakan skor.

Baca juga: Napoli vs Milan, Gattuso Marah Timnya Sedikit Cetak Gol

Napoli vs AC Milan

Menanggapi soal gol Di Lorenzo tersebut, Pioli menilai bahwa itu adalah risiko dari taktik yang diterapkannya. Berbeda dengan saat melawan Juve di mana Pioli menerapkan high pressing, di laga kontra Napoli, Milan memasang garis pertahanan lebih rendah.

Kondisi itu pada akhirnya membuat para pemain Napoli lebih leluasa menguasai bola hingga terciptalah gol. Napoli bahkan mampu membalikkan kedudukan di menit ke-60 lewat Dries Mertens. Beruntung bagi Milan, mereka memperoleh hadiah penalti dan dikonversi menjadi gol oleh Franck Kessie.

Pioli sendiri bukan tanpa alasan bermain dengan pertahanan lebih ke dalam. Sebab, mantan juru taktik Fiorentina tersebut memperhitungkan stamina dan kondisi fisik para pemain. Sebelum ini, Milan selalu bermain agresif dan itu menguras fisik para pemain.

Tidak hanya itu, sejak kompetisi digulirkan kembali, Milan juga bertanding setiap tiga hari sekali. Ditambah dengan menghadapi lawan-lawan tangguh, maka Pioli selalu menurunkan para pemain terbaiknya. Maka dari itu, pada pertandingan berikutnya, Poli akan melakukan rotasi, mengingat Rossoneri juga sudah melewati jadwal neraka.

"Memang benar bahwa kami mengambil beberapa risiko dengan bertahan begitu dalam. Tetapi, itu risiko yang sudah diperhitungkan dan ini mungkin menjadi penyebab terciptanya gol pertama yang membuat kami kebobolan dalam situasi ini,” terang Pioli, mengutip dari Football Italia, Senin (13/7/2020).

“Ada bahaya dan keuntungan dari kedua pendekatan (high pressing dan bertahan lebih ke dalam), kami seharusnya lebih berhati-hati dalam menutup ruang. Sulit bermain setiap tiga hari, karena saya memiliki beberapa pemain di peluit akhir malam ini yang baru saja hancur,” lanjut pelatih kelahiran Parma tersebut.

“Kami harus terus berjalan. Tentu, akan ada beberapa perubahan pada hari Rabu (pertandingan Milan berikutnya), karena kami tahu ada pemain-pemain yang telah membuat kami bertahan sejauh ini dan mereka perlu istirahat," pungkas Pioli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini