SAMARINDA - Presiden Borneo FC Samarinda, Nabil Husien Said Amin, meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 untuk segera melunasi sisa dana subsidi untuk bulan April, Mei dan Juni 2020.
Nabil meminta dana subsidi bisa dicairkan PT LIB usai Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) memutuskan Liga 1 akan kembali bergulir Oktober 2020 mendatang.
Baca juga: LIB dan PSSI Bertemu Bahas Persiapan Liga 1 dan Liga 2 2020
Baca juga: PT LIB Pastikan Cairkan Dana Subsidi Jelang Liga 1 2020
"Sebelum berbicara soal subsidi baru di lanjutan Liga 1, saya ingin subsidi yang lama ini dibereskan dahulu. Biar tidak lupa. Klub-klub sudah menggaji yang maksimal 25 persen itu. Sekarang, ada pertanggungjawaban yang harus ditunaikan oleh PT LIB," kata Nabil menyitir laman Borneo FC, Jumat (10/7/2020).

Dalam lamannya, Borneo mengungkapkan PT LIB sejak Liga 1 2020 dimulai baru melunasi dana subsidi tahap pertama sebesar Rp520 juta. Dana itu seharusnya dibayarkan untuk Maret 2020, namun baru dilunasi pada Mei 2020.
PSSI dalam surat keputusaannya memberikan kebijakan yang mempersilakan klub Liga 1 dan Liga 2 2020 untuk memberikan gaji kepada pemain dan pealtih sebesar 25 persen pada Maret sampai Juni 2020.