“Jika dia pergi ke Liga Premier (Inggris) dia akan belajar banyak. Saya pikir Kai bermimpi bermain di sana. Dia memiliki keinginan itu. Dan saya pikir jika dia memutuskan untuk bermain di Inggris, dia akan sukses,” ujar Wendell.
Tidak hanya itu, CEO Leverkusen, Fernando Carro, juga pernah mengatakan timnya tengah melakukan pembicaraan untuk melepas pemainnya itu pada bursa transfer musim panas 2020 nanti. Hal itu disampaikan Carro setelah menyadari banyaknya ketertarikan tim papan atas Eropa pada Havertz pada saat ini.

“Kai sudah bersama kami selama 10 tahun, dia pemain yang terintegrasi dan begitu mengabdi pada klub, tapi dia ingin mengambil langkah besar dalam kariernya. Semua klub-klub hebat Eropa mengejarnya, dan buat kami, keinginan pemainlah yang terpenting,”ujar Carro.
Havertz sendiri baru saja kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara bersama Leverkusen musim ini. Hal tersebut setelah Leverkusen takluk 2-4 dari Bayern Munich di babak final DFB Pokal 2019-2020 Minggu 5 Juli 2020 kemarin.
(Ramdani Bur)