Mane Lebih Layak Raih Trofi Pemain Terbaik FIFA 2019 ketimbang Messi

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 51 2240636 mane-lebih-layak-raih-trofi-pemain-terbaik-fifa-2019-ketimbang-messi-llVKYuvJh9.jpg Sadio Mane pemain andalan Liverpool. (Foto: @10SadioMane)

LANGOIRAN – Pesepakbola legenda asal Prancis, Alain Giresse, menilai Sadio Mane (Liverpool) lebih layak meraih trofi pemain terbaik FIFA 2019 ketimbang Lionel Messi (Barcelona). Dalam pandangan Giresse, Mane lebih layak memenangkan trofi pemain terbaik dunia karena jauh lebih bersinar ketimbang Messi di sepanjang 2019.

Secara raihan bersama klub di sepanjang 2019, Mane g lebih bersinar ketimbang Messi. Tercatat Mane yang berpaspor Senegal membawa Liverpool memenangkan tiga trofi, yakni Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Klub. Messi? Ia hanya mengantarkan Barcelona menjadi yang terbaik di Liga Spanyol.

Sadio Mane

Meski begitu, para voters yang merupakan kapten dan pelatih tim nasional memiliki pandangan berbeda. Mereka masih berpandangan pencapaian individu sebagai tolok ukur penentuan pemain terbaik.

Sepanjang musim 2019-2020, Messi mengoleksi 51 gol dan 21 assist dari 50 pertandingan di semua kompetisi. Mane? Mantan pemain Southampton itu hanya mencetak 26 gol dan lima assist dari jumlah laga yang sama.

Sebenarnya, tidak mengherankan Messi yang keluar sebagai pemain terbaik FIFA 2019. Sebab, trofi pemain terbaik FIFA diperuntukkan bagi pemain yang menonjol secara individu, bukan secara tim. Bukti itu tersaji ketika Cristiano Ronaldo dan Messi bergantian mendominasi trofi Ballon dOr dari 2008.

BACA JUGA: 5 Alasan Man City Bisa Rebut Mahkota Liga Inggris dari Liverpool

“Saya pasti akan menempatkan Sadio Mane di depan Messi (soal peraih trofi pemain terbaik FIFA), dalam hal pencapaian yang mereka raih musim lalu,” kata Giresse yang pernah menangani Timnas Senegal dari 2013-2015, mengutip dari Sportskeeda, Jumat (3/7/2020).

 

Ketika Giresse menangani Timnas Senegal, usia Mane baru 21 tahun. Meski begitu, Giresse paham Mane akan tumbuh sebagai pemain terbaik dunia. Hal itu pun ditunjukkan Mane dalam beberapa tahun terakhir.

“Ketika saya menjadi pelatih Senegal, Sadio masih sangat muda. Namun, ia memiliki potensi yang sangat besar dan terbukti apa yang kita lihat hari ini,” tutup pelatih yang membawa Timnas Mali finis di posisi tiga Piala Afrika 2012 itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini