nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenangan Messi sebagai Pemain Terbaik FIFA Diwarnai Kecurangan?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 09:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 27 51 2109951 kemenangan-messi-sebagai-pemain-terbaik-fifa-diwarnai-kecurangan-SQfYRkrzbb.jpg Messi saat mendapat ucapaan selamat dari presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: FIFA)

MILAN – Kemenangan Lionel Messi sebagai pemain terbaik FIFA 2019 memunculkan kontroversi. Sejumlah kapten dan pelatih tim nasional mengaku tidak memilih Messi dalam penganugerahan tahunan tersebut. Namun, ketika FIFA mengumumkan daftar lengkap pilihan voters, perwakilan dari negara-negara tersebut terlihat memilih La Pulga –julukan Messi– sebagai yang terbaik.

Protes pertama muncul dari pelatih Tim Nasional (Timnas) Sudan, Zdravko Logarusic. Ia mengaku memilih Mohamed Salah, Sadio Mane dan Kylian Mbappe sebagai tiga pemain terbaik.

Lionel Messi

Namun, dalam daftar pilihan voters yang dikeluarkan FIFA, Logarusic memilih Lionel Messi, Virgil van Dijk dan Sadio Mane. Hal yang sama juga dialami kapten Timnas Nikaragua, Barrera.

Barrera mengaku tidak memberikan suara dalam penganugerahan kali ini. Akan tetapi, dalam daftar yang diumumkan FIFA, Barrera disebut telah memilih Lionel Messi, Sadio Mane dan Cristiano Ronaldo. Meski begitu, FIFA memiliki pembelaan.

BACA JUGA: Barcelona Konfirmasi Messi Cedera Lagi dan Harus Menepi

“Kami telah mengecek dokumen pemilihan dari Federasi Sepakbola Nikaragua dan Sudan. Seluruh dokumen telah ditandatangani dan distempel oleh Federasi Sepakbola Nikaragua dan Sudan,” kata juru bicara FIFA, mengutip dari Daily Mail, Jumat (27/9/2019).

Selain itu, ada kejadian unik, yang mana suara dari pelatih Timnas Mesir (Shawki Ghareeb) dan kapten (Ahmed Elmohamady) tidak dihitung oleh FIFA. Dalam pengakuan Ghareeb dan Elmohamady, mereka memilih Mohamed Saah sebagai pemain terbaik FIFA 2019.

Mohamed Salah

Mereka pun telah memberikan hak suara mereka pada 15 Agustus 2019, enam hari sebelum deadline. Akan tetapi dalam pengakuan FIFA, mereka sama sekali tidak menerima suara dari Ghareeb dan Elmohamady hingga deadline pemungutan suara ditutup pada 21 Agustus 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini