LONDON – Legenda Arsenal, Ian Wright, mendapat serangan rasisme dari warganet, yang membuatnya kesal. Serangan tersebut kemudian didokumentasikan dan dibagikan Wright kembali ke akun Twitter dan Instagram miliknya.
Dalam postingan yang diunggah Wright pada Jumat (19/6/2020), menujukkan sebuah pesan yang masuk ke akun media sosialnya. Kalimat pertama terlihat seorang warganet mencela klub yang pernah dibela Wright, Arsenal. Selanjutnya warganet itu menulis kata-kata rasial berdasarkan warna kulit mantan pemain tim nasional (Timnas) Inggris itu.
Baca juga: Arteta Tetap Optimis Bakal Bawa Arsenal Tuai Hasil Manis Musim Ini
Pria 56 tahun itu menyatakan dia sudah muak dengan serangan yang didapatnya. Ia mengatakan serangan rasisme diterimanya hampir setiap hari. Akan tetapi, serangan rasisme kembali terulang, bahkan kepada sosok terkenal seperti Wright. Padahal, dunia sedang melawan rasisme dengan simbol Blakc Lives Matter.
"Saya muak dan bosan dengan Twitter dan platform media sosial lainnya karena tidak mengambil tindakan atas sikap kebencian dan rasisme yang diterima orang setiap hari!" tulis Ian Wright menyadur Miror, Jumat (19/6/2020).
These aren't isolated incidents!!! It's daily!! This is what I received for posting and talking about #BlackLivesMatter yesterday. The abuse started a week earlier, the taunting is terrifying. Coming back and back again. pic.twitter.com/2un0ZbqOlV
— Ian Wright (@IanWright0) June 19, 2020
Pemain yang bermain untuk Arsenal selama 7 tahun itu, mengunggah sebanyak 4 foto. Foto terakhir menunjukkan warganet yang melakukan aksi rasisme kepada Wright. Nama akun tersebut, @seanlol360. Dia hanya 2 kali mengunggah foto. Salah satu foto memperlihatkan pria muda berkulit putih.