Kalah dari Napoli, Masa Depan Maurizio Sarri Bersama Juventus Terancam?

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 47 2232162 kalah-dari-napoli-masa-depan-maurizio-sarri-bersama-juventus-terancam-GxGHE6CTzi.jpg Maurizio Sarri akan dipecat Juventus? (Foto: @juventusfc)

ROMA – Kontrak Maurizio Sarri sebagai pelatih Juventus masih tersisa hingga 30 Juni 2021. Namun, sebelum kontraknya berakhir di pengujung 2020-2021, bukan tak mungkin pelatih 61 tahun itu akan menerima palu pemecatan dari manajemen Bianconeri –julukan Juventus.

Lantas, apa dasar manajemen Juventus akan mendepak mantan pelatih Chelsea tersebut? Bersama Juventus musim ini, Sarri gagal memberikan konsistensi hasil kepada si Nyonya Tua. Musim ini Juventus tercatat dua kali tumbang di partai puncak.

Napoli vs Juventus

(Napoli juara Coppa Italia 2019-2020)

Momen pertama tersaji pada 22 Desember 2019, atau ketika Juventus bersua Lazio di Piala Super Italia 2019. Dalam laga yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, Bianconeri tumbang 1-3 dari Lazio racikan Simone Inzaghi.

Hasil buruk lainnya terjadi dini hari tadi saat Juventus kalah 2-4 dari Napoli di final Coppa Italia 2019-2020. Sepanjang 90 menit pertandingan, Juventus hanya melepaskan tiga shot on target, kalah empat peluang dari Napoli.

BACA JUGA: Penyebab Georgina Rodriguez Kerap Gunakan Pakaian Seksi

Bagaimana kiprah Sarri di Liga Italia dan Liga Champions? Prestasinya pun tidak bagus-bagus amat. Sebelum kompetisi ditangguhkan pada pekan ke-26, Juventus memang duduk di puncak klasemen dengan koleksi 63 angka, namun mereka hanya unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua.

Keunggulan tipis yang ditunjukkan Juventus di atas merupakan yang pertama dalam delapan tahun terakhir. Terakhir kali Juventus mendapat persaingan ketat dari tim posisi dua tercipta pada 2011-2012. Karena itu, peluang Juventus terpeleset agak besar. Jika gagal menjadi juara, ini merupakan kegagalan pertama si Nyonya Tua dalam delapan musim terakhir.

Liga Champions? Juventus di ambang tersingkir dari babak 16 besar setelah mereka kalah 0-1 dari Olympique Lyon di leg I. Bisa dibilang, satu-satunya cara agar Sarri tidak terpental dari jabatan kursi pelatih adalah membawa Juventus juara Liga Champions 2019-2020. Jika gagal merebut trofi si Kuping Besar, posisi Sarri kemungkinan besar digantikan pelatih lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini