Juventus vs AC Milan, Sarri Sebut Bianconeri Hanya Main Bagus di 30 Menit Awal

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 13 Juni 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 47 2229355 juventus-vs-ac-milan-sarri-sebut-bianconeri-hanya-main-bagus-di-30-menit-awal-sAQTRHHBFX.jpg Maurizio Sarri. (Foto: Twitter Juventus)

TURIN – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengomentari penampilan timnya kala berhadapan dengan AC Milan dalam laga leg II semifinal Coppa Italia 2019-2020. Menurutnya, para pemain Juventus hanya bisa menunjukkan penampilan yang apik di 30 menit awal.

Sarri mengatakan permainan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di 30 menit awal pertandingan kontra Milan berjalan dengan baik. Mereka bisa menguasai bola dan terus menyerang lawan dengan kecepatan tinggi. Peluang emas untuk mencetak gol pun didapat Juventus di 30 menit awal laga.

Laga Juventus vs AC Milan

Pada menit ke-16, Bianconeri –julukan Juventus– dihadiahi penalti oleh wasit lantaran Andrea Conti melakukan handball di kotak terlarang. Tetapi, Ronaldo yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Bola sepakan mantan penyerang Real Madrid itu membentur tiang gawang dan segera diamankan oleh pemain Milan.

BACA JUGA: Juventus vs AC Milan, untuk Ke-23 Kalinya Cristiano Ronaldo Gagal Eksekusi Penalti

Tetapi, Sarri menilai performa pemain Juventus mulai menurun setelah laga berjalan 30 menit. Ia mengakui bahwa tak mudah bagi seluruh anak asuhnya untuk mengembalikan kondisi fisik dan mental setelah hampir tiga bulan tak menjalani pertandingan. Meski begitu, Sarri yakin kondisi tersebut akan kembali terlihat seiring berjalannya waktu.

"Setelah 3 bulan, kembali ke bangku cadangan dan melihat tim-tim di lapangan adalah perasaan yang baik. Bahkan, jika kurang mendapat kontribusi dari publik karena dalam kondisi ini tidak mudah bagi siapa pun,” ujar Sarri, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (13/6/2020).

"Saya sangat puas dengan 30 menit pertama. Kami menggerakkan bola dengan kecepatan tinggi, lalu kami melonggarkan langkah dan mulai kehilangan. Namun, kami tidak lagi memberikan apa pun kepada lawan,” lanjutnya.

Kondisi tersebut pun akhirnya membuat laga hanya berakhir dengan skor imbang 0-0. Beruntung, dengan hasil itu, Juventus tetap bisa meloloskan diri ke babak final Coppa Italia 2019-2020 karena unggul agresivitas gol tandang.  

"Para pemain terjebak di sofa selama 70 hari, sehingga membuat mereka kembali sepenuhnya ke efisiensi fisik dan mental tidak bisa dilakukan secara otomatis. Ini jauh lebih buruk daripada situasi pramusim. Itu akan membutuhkan kesabaran, tetapi tempat itu penting,” tutup Sarri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini