Share

Freiburg vs Monchengladbach, Rose Frustrasi Lihat Cara Anak Asuhnya Kalah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 06 Juni 2020 04:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 06 51 2225356 freiburg-vs-monchengladbach-rose-frustrasi-lihat-cara-anak-asuhnya-kalah-7l9YYLOvmN.jpg Marco Rose memberi semangat dari pinggir lapangan (Foto: Twitter/@borussia_en)

FREIBURG – Pelatih Borussia Monchengladbach, Marco Rose, tak bisa menutupi kekecewaannya usai pulang dengan tangan hampa dari markas SC Freiburg, Sabtu (6/6/2020) dini hari WIB. Ia berharap hasil negatif tersebut tidak akan berdampak besar pada saat menantang Bayern Munich pada pekan depan.

Die Fohlen sesungguhnya tampil mendominasi pada laga kontra tuan rumah SC Freiburg. Berkaca pada statistik laga, Monchengladbach memang mendominasi penguasaan bola hingga 60%. Namun, tuan rumah bisa tampil lebih efektif dengan mencatatkan enam tembakan tepat sasaran berbanding empat.

Baca juga: SC Freiburg Tumbangkan Monchengladbach 1-0

Nils Petersen merayakan gol di depan Marcus Thuram yang menutupi wajah (Foto: Twitter/@borussia)

Hasilnya, SC Freiburg sukses mencetak satu-satunya gol pada laga tersebut lewat kepala Nils Petersen pada menit 58. Alih-alih menyamakan skor, anak asuh Marco Rose justru harus bermain dengan 10 orang usai Alassane Plea menerima kartu kuning kedua pada menit 68.

Buruknya permainan pada babak kedua, terutama di lini pertahanan, benar-benar membuat Marco Rose kecewa. Juru taktik berkebangsaan Jerman itu menyesalkan terjadinya gol tunggal Nils Petersen yang sekaligus menunjukkan bagaimana buruknya lini belakang.

“Saya selalu frustrasi setelah mengalami kekalahan apalagi ketika Anda memasuki fase akhir dan punya tujuan tertentu seperti kami. Rasanya sungguh mengecewakan. Kami bermain bagus di paruh pertama, tetapi bertahan dengan begitu buruk pada babak kedua,” papar Marco Rose, seperti dimuat situs resmi Borussia Monchengladbach, Sabtu (6/6/2020).

“Kami tahu Freiburg sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Seharusnya tendangan bebas yang berujung gol itu tidak pernah terjadi. Kami harus segera mengatasi pukulan ini dan mulai berpikir soal laga selanjutnya di Munich (vs Bayern),” pungkas pria berusia 43 tahun tersebut.

Hasil tersebut membuat posisi Marcus Thuram dan kawan-kawan di peringkat empat rawan digusur oleh Bayer Leverkusen. Apalagi, Die Werkself baru akan bertanding melawan Bayern Munich pada Sabtu (6/6/2020) malam WIB. Poin penuh dari laga tersebut akan memperbesar peluang masuk zona Liga Champions, sementara Borussia Monchengladbach gigit jari. Klasemen Liga Jerman bisa dilihat di sini. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini