Langkah Kapten Watford Mogok Latihan Bakal Diikuti Banyak Pemain

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 45 2216787 langkah-kapten-watford-mogok-latihan-bakal-diikuti-banyak-pemain-CCmGDQxErT.jpg Troy Deeney menolak ikut latihan (Foto: Watford)

MANCHESTER – Langkah tegas diambil kapten kesebelasan Watford, Troy Deeney. Pria berusia 31 tahun itu menolak ikut latihan karena takut menularkan virus Corona Covid-19 ke keluarganya. Tindakan itu diyakini oleh Gary Neville bakal diikuti oleh banyak pemain.

Keengganan Troy Deeney untuk berlatih sudah mengemuka sejak akhir pekan lalu. Setelah mempertanyakan protokol kesehatan dari Premier League, pria berkebangsaan Inggris itu menjadikan keluarga sebagai alasan. Sebab, anaknya yang baru lahir mengalami gangguan pernafasan.

Baca juga: Demi Lindungi Anak, Kapten Watford Tolak Ikut Latihan

Suasana latihan Liverpool sebelum pandemi (Foto: Liverpool)

Keresahan yang dirasakan Troy Deeney nyatanya tidak membuat pemangku kepentingan tergugah. Premier League tetap berencana menggulirkan kembali Liga Inggris 2019-2020 pada pertengahan Juni. Rencana itu menurut Gary Neville bisa gagal karena akan diikuti pemain lain.

“Saya tahu ada beberapa klub Liga Inggris yang 5-6 pemainnya tidak mau kembali atau tidak merasa nyaman dengan situasi saat ini. Kita masih punya banyak masalah dan isu untuk diselesaikan dalam beberapa pekan mendatang,” ucap Gary Neville, seperti dimuat Goal, Rabu (20/5/2020).

Tidak lama setelah Troy Deeney mengungkapkan keresahan, Premier League mengumumkan ada enam anggota klub yang positif terpapar Covid-19. Satu orang dikonfirmasi sebagai Asisten Manajer Burnley, Ian Woan. Sementara lima orang lainnya sengaja dirahasiakan identitasnya. Keenamnya harus menjalani isolasi mandiri selama satu pekan ke depan.

“Cara Liga Inggris melanjutkan kompetisi bergantung pada mereka-mereka yang menjalani karantina. Ini mirip dengan Piala Dunia di mana pemain dikarantina untuk periode tertentu. Bukan hal yang aneh bagi pemain untuk berlibur 4-5 pekan lalu mengikuti turnamen padat selama tiga pekan. Saya tidak yakin mengapa sembilan laga sisa harus dimainkan dalam 5-6 pekan,” tutup pria berusia 45 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini