Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Final Liga Champions 2017-2018 Jadi Titik Balik Liverpool

Andika Pratama , Jurnalis-Minggu, 26 April 2020 |01:22 WIB
Final Liga Champions 2017-2018 Jadi Titik Balik Liverpool
Jordan Henderson (Foto: Reuters)
A
A
A

LIVERPOOL – Salah satu momen terberat yang pernah dilalui Liverpool adalah kegagalan di final Liga Champions 2017-2018. Pada waktu itu, Liverpool yang terkahir kali mentas di final Liga Champions pada musim 2006-2007, sangat berharap mampu menyegel gelar juara.

Namun, kenyataan berbicara sebaliknya. The Reds –julukan Liverpool– takluk dengan skor telak 1-3 dari Real Madrid. Kekalahan itu semakin menyakitkan karena diwarnai dua blunder fatal kiper Liverpool, Loris Karius yang berujung gol untuk Madrid.

Loris Karius (Foto: Reuters/Phil Noble)

Meski begitu, momen tersebut justru jadi titik balik Liverpool untuk menjadi lebih baik. Pada musim 2017-2018, Liverpool mulai menunjukkan kematangannya sebagai sebuah tim. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mampu membuat timnya memainkan sepakbola menyerang yang atraktif.

BACA JUGA: Takluk dari Wolves, Trent Gagal Antarkan Liverpool Juarai Liga Inggris Virtual

Patut disayangkan, performa impresif itu gagal membuahkan satu pun trofi . Liverpool gagal meraih trofi, tetapi mendapatkan pengalaman berharga sebagai gantinya. Selain itu, kegagalan tersebut juga membawa mental Liverpool ke tingkat berikutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement