Capai Final Liga Champions Disebut Jadi Skenario Terburuk untuk Tottenham

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 22:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 261 2184345 capai-final-liga-champions-disebut-jadi-skenario-terburuk-untuk-tottenham-mSdFZUZJVn.jpg Tottenham Hotspur (Foto: @SpursOfficial/Twitter)

LONDON – Mantan penggawa Tottenham Hotspur, David Ginola, menyebut tampil di final Liga Champions musim lalu adalah skenario terburuk bagi klub berjuluk The Lilywhites tersebut. Sebab dengan pencapaian tersebut membuat para penggemar menaruh harapan tinggi untuk Tottenham.

Pada musim lalu, Tottenham meraih hasil fenonemal dengan tampil ke final Liga Champions 2019-2020. Meski akhirnya gagal juara karena takluk dari Liverpool, tetapi hasil tersebut membuat banyak pihak kagum dengan Tottenham yang bisa disebut sebagai kuda hitam.

Tottenham Hotspur

Akan tetapi, Ginola merasa pencapaian tersebut justru disalahartikan, termasuk para penggemar untuk menaruh harpaan tinggi kepada Tottenham. Karena itu, ia mengatakan tak heran jika pada akhirnya Liverpool memiliki beban besar untuk mengulang kejayaan.

Baca juga Tak Kunjung Positif, Masa Depan Mourinho di Tottenham Terancam

Baru-baru ini, Tottenham mengalami nasib buruk ketika harus memupus harapan untuk melanjutkan kegemilangan di Liga Champions musim lalu. Mereka pun tersingkir di babak 16 besar setelah kalah agregat 0-4 dari RB Leipzig.

“Saya pikir skenario terburuk untuk Tottenham adalah bermain di final Liga Champions tahun lalu. Maksud saya, itu memang bagus untuk para penggemar, bagus untuk klub, tetapi itu membuat mereka menempatkan harapa tinggi ketika Tottenham belum benar-benar ada,” ungkap Ginola, mengutip dari Goal, Senin (16/3/2020).

“Anda memikirkan klub-klub lain yang telah berada di sana tahun demi tahun, sementara Tottenham tim yang tiba-tiba tampil ke final dan bermain melawan Liverpool. Itu membuat banyak orang memiliki ekspektasi tinggi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini