Pada babak kedua, Leicester yang tak ingin kehilangan muda di depan pendukungnya sendiri langsung tampil menekan. Lini depan Leicester yang dimotori oleh Jamie Verdy beberapa kali menebar ancaman ke gawang Villa. Tapi pertahanan Villa cukup tampil disiplin untuk mencegah gol penyeimbang hadir.
Penantian Leicester untuk bisa membobol gawang Villa akhirnya terealisasikan di menit ke-75 melalui gol dari Kelechi Iheanacho. Mantan pemain Manchester City itu berhasil meneruskan sodoran Vardy yang gagal diamankan oleh kiper Villa, yakni Orjan Nyland.

Di sisa pertandingan, Leicester terus mengepung para pemain Villa di pertahanan mereka sendiri. Namun hingga peluit panjang bertanda usainya laga berbunyi, Leicester gagal mencetak gol kedua ke gawang Villa.
Baca Juga: Kalah 1-3 dari Man City, Rashford: Man United Harus Berterima Kasih kepada De Gea
Hasil tersebut sejatinya memberikan keuntungan untuk Villa. Pasalnya pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada, Rabu 29 Januari 2020, giliran Villa yang bakal menjamu Leicester di Villa Park. Villa pun hanya butuh hasil imbang 0-0 saja pada leg kedua untuk menyegel satu tempat di partai puncak Piala Liga Inggris 2019-2020.
(Fetra Hariandja)