Selain itu pelatih berusia 49 tahun ini menyebut bila rotasi dilakukan untuk menghidupkan kompetisi bagi pemain Persebaya, serta tak tergantung kepada satu dua individu pemain saja.
"Saya ingin menghidupkan suatu kompetisi yang sehat dalam tim. Karena saya tidak pernah tergantung pada satu dua pemain saja," tukasnya.
Di samping itu pemain Persebaya Surabaya Ruben Sanadi mengakui ia dan rekan - rekannya begitu menikmati pertandingan meskipun secara lawan menghadapi rival utama Arema FC.
Dengan kemenangan Persebaya kali ini membuat Bajul Ijo - julukan Persebaya Surabaya menduduki peringkat empat klasemen sementara Liga 1 musim 2019 hingga pekan 32 dengan torehan 48 poin, dari hasil 12 kemenangan, 12 hasil seri, dan 8 menelan kekalahan.
Sementara bagi Singo Edan - kekalahan ini membuat posisi mereka tertahan di peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 43 poin, dari 10 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 13 kekalahan yang diderita.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.