nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kluivert Nilai De Ligt Menyesal Gabung Juventus

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 01:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 51 2131989 kluivert-nilai-de-ligt-menyesal-gabung-juventus-yTjMfz3vaS.jpg Matthijs de Ligt (Foto: Media Juventus)

BARCELONA – Legenda sepakbola Belanda, Patrick Kluivert, menilai bahwa saat ini Matthijs De Ligt menyesal lantaran memilih untuk bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Pasalnya, jika pada musim panas lalu De Ligt bergabung dengan Barcelona, ia menilai jalan cerita bek 20 tahun itu bisa saja berbeda.

De Ligt sejatinya adalah komoditi panas pada bursa transfer lalu. Penampilan apik yang ditampilkannya saat membawa Ajax Amsterdam juara Liga Belanda dan menembus semifinal Liga Champions pada akhirnya membuat sederet klub elite Eropa meminatinya, seperti Juve, Barca, Paris Saint-Germain (PSG), hingga Manchester United.

Baca juga: Leonardo Bonucci Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus

Matthijs De Ligt

Kendati demikian, De Ligt pada akhirnya memilih Juve dengan nilai transfer sebesar 85 juta euro. Sayangnya, perjalanan De Ligt di Juve sejauh ini tak berjalan mulus. Bek muda Belanda itu kesulitan untuk beradaptasi dan tak menampilkan performa sebagaimana yang ia tunjukkan saat membela Ajax.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat Kluivert, yang merupakan Direktur Akademi Barcelona, berpandangan kalau De Ligt menyesal memilih Juve. Sebelum ini, Kluivert sendiri telah mencoba mengatakan hal-hal postif soal Barca, namun De Ligt tetap memilih Juve.

“Saya pribadi tidak berusaha meyakinkan dia tentang bergabung dengan Barcelona. Saya hanya memberi tahu dia tentang aspek positif Barcelona sebagai klub dan kota," ujar Kluivert, mengutip dari Bleacher Report, Rabu (20/11/2019).

Matthijs De Ligt vs Lautaro Martinez

“Kami jelas berbicara tentang bek yang hebat, dan pada akhirnya ia membuat pilihan. Saya pikir dia sedikit menyesal sekarang, tapi memang begitu. Dalam hidup, Anda harus membuat pilihan, terkadang itu pilihan yang bagus dan terkadang buruk. Anda harus belajar dari keputusan Anda," tandas Kluivert.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini