BAYERN MUNICH mengakhiri musim 2018-2019 dengan hasil positif. Die Roten –julukan Bayern Munich– kembali merajai kompetisi dengan mengawinkan gelar juara Liga Jerman dan Piala Liga Jerman 2018-2019. Skuad terbaik yang dimiliki Niko Kovac membuktikan taji mereka di pengujung musim.
Sempat tertinggal poin cukup jauh dari Borussia Dortmund, Bayern langsung tancap gas di paruh kedua musim untuk merebut peringkat teratas hingga akhirnya mengakhiri kompetisi 2018-2019 dengan unggul dua poin dari Dortmund asuhan Lucien Favre.

Akan tetapi, tren positif di kompetisi domestik tidak mengikuti langkah mereka di kancah Eropa. Manuel Neuer dan rekan-rekan hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar sebelum akhirnya mereka dihentikan wakil Inggris, Liverpool yang pada edisi tersebut keluar sebagai juara. Kala itu, Bayern yang menahan Liverpool 0-0 di Anfield justru gagal memanfaatkan laga kandang di leg kedua setelah ditumbangkan The Reds –julukan Liverpool– 1-3 di Allianz Stadium.
BACA JUGA: Perekrutan Perisic Dikritik Fans, Kovac Beri Pembelaan
Pencapaian tersebut jelas menjadi evaluasi Niko Kovac untuk timnya jelang menghadapi musim kompetisi 2019-2020. Apalagi, Bayern diprediksi bakal kesulitan mempertahankan gelar juara mereka setelah ditinggal beberapa pemain penting mereka seperti Mats Hummels, Rafinha, juga James Rodriguez. Tidak hanya itu, Bayern juga kehilangan dua winger andalan yakni Arjen Robben dan Franck Ribery yang sama-sama memutuskan berpisah pada akhir musim kemarin.
Skema Baru Niko Kovac Setelah Kepergian Robben-Ribery

Juara Liga Jerman 2018-2019, Bayern Munich, diragukan kembali tampil superior setelah ditinggal dua pemain sayap andalan mereka, Franck Ribery dan Arjen Robben akhir musim kemarin. Tidak bisa dipungkiri, keduanya memiliki peran penting dalam dominasi Bayern di kompetisi domestik.
Bahkan, duo yang diberi singkatan Robbery tersebut diklaim sebagai yang terbaik yang pernah dimiliki Bayern dan Liga Jerman secara keseluruhan. Selama 10 tahun berkolaboraso di Allianz Arena, Franck Ribery dan Arjen Robben telah meraih delapan gelar juara liga.
Tidak sampai di situ, duet Ribery dan Robben juga mengantarkan Bayern Munich meraih beberapa trofi lainnya seperti lima gelar DFB Pokal, lima Piala Super Jerman, serta masing-masing satu trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.
Kini, keduanya telah sama-sama memutuskan hengkang pada akhir musim kemarin. Kondisi ini jelas menjadi salah satu tugas penting bagi pelatih mereka, Niko Kovac, untuk segera mencari formula baru guna kembali mendapatkan kekuatan di lini sayap timnya.
Kovac sejatinya punya dua pilihan untuk hal ini. Pertama, pelatih asal Kroasia itu bisa saja memaksimalkan duet pemain muda mereka seperti Kingsley Coman dan Serge Gnabry. Kovac juga bisa saja meminta manajemen tim untuk melakukan belanja besar untuk menutup lubang kepergian Ribery dan Robben dengan pemain yang lebih mumpuni.
Opsi pertama paling memungkinkan bagi Bayern, dengan mengandalkan dua formasi yaitu 4-1-4-1 dan 4-3-3. Alur serangan mereka bisa datang dari segala arah. Duet Kingsley Coman dan Serge Gnabry di sektor sayap jelas tak bisa dipandang sebelah mata oleh tim lain. Keduanya memiliki kecepatan dan ketajaman yang kapan saja bisa mengancam gawang lawan.
Namun, salah satu dari Coman dan Gnabry bisa saja terpental ke bangku cadangan. Sebab, manajemen Bayern baru saja mendatangkan Ivan Perisic dari Inter Milan. Sebenarnya Perisic bukanlah incaran utama Bayern. Akan tetapi, karena Leroy Sane (Manchester City) mengalami cedera parah, mereka pun beralih ke Perisic.
Pergerakan Bayern di Bursa Transfer Musim Panas 2019

(Bayern Munich mendatangkan Perisic)
Tidak banyak yang dilakukan Bayern pada bursa transfer musim panas kali ini. Jika klub besar Eropa lain seperti Real Madrid mendatangkan beberapa pemain termasuk bintang Chelsea, Eden Hazard atau Barcelona yang membeli Antoine Griezmann dari Atletico Madrid, Bayern justru tidak melakukan transfer besar meski ditinggal dua pemain bintang mereka.
Meskipun begitu, tetap ada beberapa pemain yang mereka daratkan ke Allianz Stadium untuk menambah kekuatan tim jelang menghadapi musim kompetisi 2019-2020 nanti. Pada lini pertahanan, Die Roten mendatangkan dua wajah baru yakni Lucas Hernandez dari Atletico Madrid dan Benjamin Pavard (VfB Sttutgart).
Hernandez didatangkan dari Atletico dengan banderol sebesar 80 juta euro atau sekira 1,2 triliun rupiah, sementara Pavard mendarat ke Allianz Stadium dengan mahar sebesar 35 juta euro atau Rp 557 miliar. Kehadiran keduanya diharapkan bisa menambah kekuatan di lini pertahahan tim.
Sementara itu, Bayern juga baru saja mendapatkan winger Inter Milan, Ivan Perisic. Melansir dari laman Bleacher Report, Die Roten mengeluarkan dana sebesar 5 juta euro atau sekira 80 miliar rupiah untuk meminjam Perisic dari Inter Milan selama satu musim. Kendati demikian, tim asuhan Niko Kovac memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain pada tahun depan.
Keputusan Bayern mendatangkan penggawa asal Kroasia itu tidak bukan sebagai usaha mereka untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Ribery dan Robben di lini sayap tim. Sekadar diketahui, sebelum mendaratkan Perisic, Bayern juga sempat kencang diisukan bakal membeli Leroy Sane pada bursa transfer musim panas ini.
Akan tetapi, kabar mengenai kepindahan winger Manchester City itu perlahan mulai meredup setelah sang pemain mengalami cedera ACL (Ligamen) saat tampil menghadapi Liverpool di ajang Community Shield 2019.
Diharapkan Datangkan Pemain Bintang

(Lewandowski layangkan protes)
Bayern memang telah mendatangkan beberapa nama untuk menambah kekuatan tim musim depan. Akan tetapi, usaha tersebut dinilai belum cukup oleh penyerang mereka, Robert Lewandowski. Pemain berdarah Polandia itu bahkan berharap Bayern bisa mendatangkan beberapa nama lain, terutama untuk mengisi posisi depan.
“Kami perlu menunggu lebih banyak lagi para pemain yang datang. Sulit untuk memenangkan Liga Champions tanpa ada pemain baru yang dibeli. Agar bisa bermain di level teratas, Anda perlu (pemain-pemain) yang berkualitas dan tim yang kuat agar bisa kompetitif,” ujar Lewandowski, melansir dari laman Sportskeeda.
“Kami belum membeli pemain-pemain bintang dalam dua musim terakhir. Padahal, kami membutuhkan beberapa pemain baru. Semua orang tahu jumlah pemain di tim ini sangat sedikit yang akhirnya membuat kami tak bisa optimal. Kami membutuhkan banyak pemain untuk membuat kami kompetitif ketika latihan. Saya berharap sesuatu akan terjadi dalam beberapa hari ke depan (terkait transfer Bayern),” lanjutnya.
Patut dinantikan skema seperti apa yang akan diterapkan Niko Kovac agar timnya tetap mampu merajai kompetisi Liga Jerman, meski kehilangan beberapa pemain penting pada akhir musim kemarin. Bukan tidak mungkin Kovac mendengarkan masukan untuk mendatangkan nama besar, mengingat bursa transfer untuk Liga Jerman baru akan ditutup pada 2 September 2019 nanti.
Prakiraan starting line-up Bayern Munich untuk musim kompetisi 2019-2020
(4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Benjamin Pavard, Niklas Sule, David Alaba; Leon Goretzka, Thiago; Serge Gnabry, Thomas Muller, Kingsley Coman; Robert Lewandowski.
Pelatih: Niko Kovac
Stadion: Allianz Arena
Kapasitas: 75.024
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.