nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajemen Persebaya Bantah Depak Djajang Nurjaman karena Desakan Bonek

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 14:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 11 49 2090514 manajemen-persebaya-bantah-depak-djajang-nurjaman-karena-desakan-bonek-752q0cl7Dj.jpg Djajang Nurjaman. (Foto: Twitter Persebaya Surabaya)

SURABAYA Persebaya Surabaya resmi mendepak Djajang Nurjaman dari kursi kepelatihan usai hasil imbang melawan Madura United pada lanjutan pekan ke-13 Liga 1 2019. Tetapi, pihak Persebaya membantah keputusan ini diambil karena desakan Bonek –julukan suporter Persebaya.

Sebelum mendepak Djanur –sapaan akrab Djajang Nurjaman, ribuan Bonek memang menyuarakan desakan untuk memecat pelatih. Suara "Djanur Out, Djanur Out," terdengar kencang dari tribun penonton saat Persebaya berhadapan dengan Madura United.

BACA JUGA: Persebaya Berhentikan Djadjang Nurdjaman akibat Rentetan Hasil Buruk

Puncaknya, puluhan suporter Bonek Mania melakukan aksi demonstrasi dan menghadang bus pemain Persebaya yang akan keluar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Akibat aksi tersebut, laju bus pemain sempat terhambat. Para suporter meneriaki yel-yel untuk Persebaya dan meminta Djanur bertanggung jawab atas merosotnya posisi Persebaya di klasemen sementara Liga 1 2019.

Djajang Nurjaman

"Djanur Out, Djanur Out!" teriak puluhan suporter sambil membentangkan spanduk dan menghadang laju bus Persebaya.

Sempat terjadi aksi dorong antara suporter dengan pihak keamanan tim yang meminta Bonek untuk memberi jalan supaya bus pemain dan ofisial bisa keluar stadion, namun tak dihiraukan.

"Kami jujur kecewa dengan Djanur, taktik yang diterapkan kurang cocok bagi tim. Saya kira manajemen nanti bisa melihatnya," ujar seorang Bonek, Wisnu Pamuji.

Djajang Nurjaman

Di sisi lain, manajemen Bajul Ijo -julukan Persebaya- membantah bila desakan suporter menjadi dasar didepaknya Djanur dari kursi pelatih kepala.

"Bukan itu (tekanan suporter). Kami sudah evaluasi, sampaikan evaluasi sebelum laga kemarin (lawan Madura United). Dan kami juga memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Ternyata, beberapa laga tak kunjung meraih hasil yang memuaskan," tegas Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyu, kepada Okezone, Minggu (11/8/2019).

Pasca-kepergian Djanur, Bejo Sugiantoro dipercaya menempati posisi sebagai caretaker alias pelatih sementara yang memimpin tim menjelang duel klasik melawan Arema FC pada Kamis 15 Agustus 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Djanur sendiri diklaim manajemen Persebaya sudah menerima keputusan dan mengaku bertanggung jawab 100 persen terhadap kemerosotan prestasi Ruben Sanadi cs.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini