nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persebaya Berhentikan Djadjang Nurdjaman akibat Rentetan Hasil Buruk

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 05:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 11 49 2090431 persebaya-berhentikan-djadjang-nurdjaman-akibat-rentetan-hasil-buruk-QrajEQuQm0.jpg Persebaya Surabaya memberhentikan Djadjang Nurdjaman (Foto: Situs resmi Persebaya)

SURABAYA - Selang beberapa jam usai imbang 2-2 dengan Madura United, Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman diberhentikan dari jabatannya oleh manajemen Bajul Ijo. Pelatih asal Majalengka itu didepak karena dianggap bertanggung jawab atas serangkaian hasil buruk.

Rentetan hasil minor di 13 laga menjadi penyebabnya, di mana Ruben Sanadi dan koleganya hanya memetik empat kemenangan, enam seri, dan tiga kali mengalami kekalahan. Hal ini membuat manajemen bergerak cepat memutuskan nasib pelatih berusia 60 tahun ini.

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyu, menyatakan evaluasi sudah disampaikan sebelum laga melawan Madura United. Namun pihak manajemen masih memberikan kesempatan untuk mendongkrak performa tim.

Baca juga: Djanur Tuding Wasit Rugikan Persebaya di Laga Kontra Madura United

Djadjang Nurdjaman diberhentikan sebagai pelatih Persebaya (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

"Evaluasi sudah disampaikan sebelum laga ini. Dan kami juga memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Ternyata beberapa laga tak kunjung meraih hasil yang memuaskan," ujar Candra Wahyu, Sabtu 10 Agustus 2019 malam WIB via situs resmi klub. 

Menurut Candra, hal inilah yang melatarbelakangi manajemen Persebaya hilang kesabaran dan bertindak cepat mengambil keputusan tersebut. Terkait keputusan tersebut, Candra mengakui Djajang sudah menerima dengan legowo dan merasa bertanggung jawab atas performa buruk tim kebanggaan warga Surabaya ini.

"Djanur menerima semua keputusan manajemen. Dia menyatakan bertanggung jawab atas performa Persebaya," lanjutnya.

Sebagai gantinya manajemen menunjuk Bejo Sugiantoro sebagai caretaker alias pelatih sementara untuk laga melawan Arema FC, Kamis 15 Agustus 2019. 

Menurut Candra, sepak terjang Djajang sebenarnya cukup bagus. Pada musim lalu Djanur -sapaan akrabnya, membawa Persebaya lolos dari jurang degradasi dan mengakhiri kompetisi di peringkat lima klasemen akhir Liga 1 2018. Bahkan Djanur juga berhasil mengantarkan Persebaya menuju final Piala Presiden 2019 sebelum akhirnya dikalahkan Arema FC.

Persebaya Surabaya sementara ditangani Bejo Sugiantoro

"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas sumbangsih Djanur. Manajemen menilai Persebaya perlu pelatih kepala baru untuk mendongkrak performa tim. Untuk tetap menjaga peluang juara," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Liga 1 2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini