MILAN – AC Milan sempat mengejutkan pecinta Liga Italia ketika merekrut Leonardo Bonucci dari Juventus pada bursa transfer musim panas 2017. Apalagi, sang pemain hanya bertahan semusim di San Siro sebelum mudik ke Turin pada musim panas tahun lalu.
Eks CEO AC Milan, Marco Fassone, mengakui pembelian Leonardo Bonucci adalah sebuah kesalahan. Sebab, I Rossoneri awalnya ingin merekrut seorang striker berharga mahal demi melengkapi formasi 4-3-3 yang dirancang pelatih saat itu, Vincenzo Montella.

Baca juga: Leonardo Bonucci Kembali ke Juventus?
Akan tetapi, di menit-menit akhir manajemen berubah pikiran. Mereka memilih mengurangi budget untuk mendatangkan striker dan memilih merekrut seorang pemain yang bisa menjadi figur pemimpin. Marco Fassone yakin, hasilnya akan berbeda jika manajemen tetap pada opsi pertama.