Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

De Ligt Dikritik karena Menuntut Gaji Tinggi

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Sabtu, 29 Juni 2019 |02:43 WIB
De Ligt Dikritik karena Menuntut Gaji Tinggi
Matthijs De Ligt (Foto: UEFA)
A
A
A

PARIS – Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt, merupakan salah satu pemain yang diperebutkan sejumlah klub elite Eropa pada bursa transfer musim panas 2019. Tercatat nama-nama seperti Barcelona, Paris Saint-Germain (PSG), dan Juventus saling bersaing sengit untuk bisa merekrut bek 19 tahun itu.

Menurut laporan dari sejumlah sumber, pada akhirnya Juve yang memenangkan perburuan tersebut. Pasalnya, Juve adalah klub yang mau menuruti permintaan gaji De Ligt yang terbilang tinggi. Sementara itu, PSG mengundurkan diri dari perburuan karena gaji yang diminta De Ligt dianggap sudah tidak wajar.

(Baca juga: Ini Warisan yang Dijanjikan Maurizio Sarri kepada Juventus)

Matthijs de Ligt akan mendapat gaji fantastis di Juventus

Hal itu pun kemudian mendapat pandangan sinis dari pemenang Piala Dunia 1998, Christophe Dugarry. Pada awalnya, Dugarry mengaku memiliki kekaguman terhadap De Ligt. Karena di usianya yang masih muda, ia mampu memimpin Ajax menjuarai Liga Belanda dan melangkah jauh hingga semifinal di pentas Liga Champions.

Kendati demikian, kini Dugarry dibuat tidak senang lantaran sikap De Ligt yang mata duitan. Menurutnya mentalitas De Ligt yang terpaku pada uang akan membuat bek asal Belanda itu mengalami kesulitan di kemudian hari dan potensinya malah tidak berkembang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement