“Cile berisi para pemain dengan kualitas mumpuni. Pengambilan keputusan akhir, kecepatan, dan intensitas bertahan mereka ada di level tertinggi. Mereka juga mampu memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun,” imbuh pria berusia 50 tahun.
“Kami masih harus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan ketika laju pertandingan berada di level tertinggi, tetapi kami harus lebih tajam di sepertiga akhir lapangan. Kami masih bisa bersaing di level seperti ini. Jadi, kami akan fokus di sepertiga akhir dan berjuang meraih hasil positif,” pungkas pelatih Timnas Jepang U-23 di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu.

Timnas Jepang dihadapkan pada tugas berat karena di laga kedua harus melawan juara Copa America 2011, Uruguay, di Stadion Gremio, Porto Alegre, Jumat 21 Juni 2019 pagi WIB. Kemenangan akan membuka jalan untuk lolos ke babak selanjutnya, sebaliknya kekalahan akan mengirim Jepang pulang.
(Fetra Hariandja)