Namun, faktanya tidak seperti itu. Di Liga Spanyol 2009-2010, Madrid memang mengoleksi 96 angka. Akan tetapi, perolehan poin itu masih terpaut tiga angka dari Barcelona selaku tim kampiun.
Kemudian di Copa del Rey, langkah Los Blancos –julukan Madrid– dihentikan tim Divisi Segunda, Alcorcon, dengan agregat 1-4. Selanjutnya di Liga Champions, Madrid kalah agregat 1-2 dari Olympique Lyon di babak 16 besar.

(Ronaldo saat diperkenalkan sebagai pemain Madrid pada 2009)
Belanja besar yang dilakukan Madrid baru menuai hasil pada 2010-2011, itu pun hanya trofi Copa del Rey. Baru di musim 2011-2012, Madrid memenangi gelar Liga Spanyol, disusul empat trofi Liga Champions dalam kurun 2014-2018.
Karena itu, fans Madrid harus bersabar menunggu tim kesayangannya meraih trofi. Meski begitu, apa pun bisa terjadi di sepakbola, termasuk melihat Madrid meraih trofi musim depan.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.