nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Steve Nicol: Gila jika Liverpool Tak Perpanjang Kontrak Milner

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 13:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 24 45 2059869 steve-nicol-gila-jika-liverpool-tak-perpanjang-kontrak-milner-VTtjqygGFg.jpg James Milner saat berdiskusi dengan Klopp. (Foto: REUTERS/Jason Cairnduff)

LIVERPOOL – Eks pemain Liverpool dalam kurun 1981-1994, Steve Nicol, mengkritisi langkah manajemen mantan timnya. Nicol menyebut Liverpool melakukan hal gila jika tidak memperpanjang kontrak James Milner yang segera berakhir pada 30 Juni 2019.

Semenjak bergabung bersama Liverpool dari 2015, Milner bisa dibilang salah satu pemain The Reds yang paling konsisten. Total selama empat musim berada di Stadion Anfield, Milner turun di 176 pertandingan dengan koleksi 22 gol dan 36 assist.

James Milner

Fleksibilitas permainan adalah sesuatu yang dapat ditawarkan Milner kepada Liverpool. Meski berposisi asli sebagai gelandang, Milner tampil prima saat diturunkan Jurgen Klopp sebagai fullback kiri.

BACA JUGA: Chamberlain Berharap Bisa Ikut Ambil Bagian di Final Liga Champions

Selain itu, Milner juga memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat tinggi. Pemain yang identik dengan nomor punggung 7 itu tak segan memarahi pemain Liverpool lain jika membuat kesalahan di atas lapangan.

Karena itu, Nicol menilai Liverpool melakukan kesalahan jika melepas Milner pada bursa transfer musim panas 2019. Dalam pandangan Nicol, tenaga dan kepemimpinan Milner masih dapat diandalkan Liverpool hingga beberapa musim ke depan.

James Milner

“Liverpool tidak seharusnya mengizinkan Milner pergi dengan status bebas transfer. Hal gila jika Liverpool setuju untuk tidak memperpanjang kontrak Milner. Terlepas dari usianya, Liverpool masih membutuhkan Milner musim depan. Mungkin ia takkan bermain dalam banyak pertandingan, namun ia mampu membantu menjaga seluruh area lapangan,” kata Nicol mengutip dari Goal, Jumat (24/5/2019).

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini