nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lupakan Hasil Buruk, Solskjaer Ancang-Ancang Hadapi Musim Depan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 09:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 17 45 2056758 lupakan-hasil-buruk-solskjaer-ancang-ancang-hadapi-musim-depan-d3Yh72Zht8.jpg Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Laman resmi Man United)

MANCHESTER – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tak ingin berlarut-larut dengan keterpurukan timnya usai mengakhiri hasil buruk pada kompetisi musim 2018-2019. Ia pun ingin segera move on dan mulai bersiap untuk membangun skuad terbaik pada musim depan.

Meski pada awal penunjukkan Solskjaer sebagai pelatih sementara menuai pujian, tetapi hal tersebut tidak terjadi pada akhir musim. Setelah memenangkan 14 dari 17 pertandingan yang dijalani Man United, Solskjaer ditetapkan sebagai pelatih permanen.

Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Twitter Premier League)

Akan tetapi, kegagalan demi kegagalan muncul setelah ia ditunjuk sebagai pelatih tetap. Alhasil Man United pun harus puas menempati posisi keenam klasemen akhir setelah sempat berjuang untuk menembus posisi empat besar.

Kini, Solskjaer tak bisa berdiam diri. Musim depan akan menjadi kesempatan baginya untuk membentuk tim terbaiknya sejak dini. Ia pun menegaskan diri untuk memulai menetapkan target dan semangat yang sama untuk menghadapi kompetisi musim 2019-2020.

Baca juga Meski Kecewa dengan Akhir Musim Man United, Woodward Tetap Dukung Solskjaer

“Saya tidak bisa menunggu karena ini awal yang baru. Kami menetapkan target, menyelaraskan ambisi kami dan kami akan bekerja bersama serta menyetujui prinsip-prinsip tertentu,” ungkap Solskjaer, mengutip dari Sportsmole, Jumat (17/5/2019).

Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Twitter Premier League)

“Kami bersama-sama harus bersepakat tentang bagaimana kami akan melakukan hal-hal tertentu untuk memperbaiki budaya. Kami ingin semua pemain fit ketika musim dimulai. Kami tidak ingin kehilangan siapa pun karena cedera,” tambahnya.

“Tetapi ada sejumlah prinsip tertentu untuk mengatakan ‘ini adalah cara kami ingin bermain’ dan kami dapat menyetujui, dan menemukan sistem yang membuat kami merasa nyaman dan pergi dari sana,” pungkasnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini