nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bielsa Sebut Strategi Guardiola Sulit Ditebak

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 05:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 14 45 2055335 bielsa-sebut-strategi-guardiola-sulit-ditebak-5UZA73UGsh.jpg Pep Guardiola merayakan keberhasilan Man City menjuarai Liga Inggris 2018-2019 (Foto: Twitter Man City)

LEEDS – Manajer Leeds United, Marcelo Bielsa, memberikan pujian terhadap pemahaman strategi yang dimiliki oleh juru taktik Manchester City, yakni Josep Guardiola. Menurut Bielsa strategi Guardiola sangat sulit untuk ditebak.

Sebagaimana diketahui sejak melatih dipercaya melatih Barca pada musim 2008-2009, Guardiola memang langsung menjelma sebagai salah satu pelatih papan atas. Hampir setiap klub yang dibesut Guardiola mampu meraih kesuksesan.

Teranyar Guardiola berhasil membawa Man City mempertahankan gelar juara Liga Inggris usai bersaing ketat dengan Liverpool sepanjang musim 2018-2019. Guardiola berpeluang menambah trofi untuk Man City jika memenangkan duel kontra Wolverhampton Wanderes di Piala FA 2018-2019.

Manchester City

Perjalanan karier Guardiola sebagai manajer pun tak luput perhatian Bielsa. Mantan pelatih Timnas Argentina tersebut mengaku kagum dengan gaya bermain yang dianut oleh Guardiola. Bahkan ia mengakui bahwa strategi Guardiola sangat sulit untuk ditebak.

Baca Juga: Langgar FFP, Man City Terancam Diskors Satu Musim dari Liga Champions

“Argumen yang saya berikan untuk menjelaskan rasa hormat dan kekaguman saya pada Guardiola adalah bahwa keindahan permainan dari tim yang ia bangun tak bisa Anda tiru. Guardiola membangun tim alfa,” ucap Bielsa, seperti disadur dari Talksport, Selasa (14/5/2019).

Josep Guardiola

“Kita selalu mengatakan: Apa yang akan dilakukan Guardiola tanpa pemain yang ia miliki di Barcelona?, dan Anda bisa katakan para pemain Barcelona unik. Para pemain dari tim Pep Guardiola di Bayern Munich sangat bagus, begitu pula di Man City,” sambungnya.

“Tapi kapasitas untuk menciptakan gaya yang hanya dilihat di tim Guardiola lebih penting dibanding pemain yang ia miliki. Saya tak mengatakan bahwa pemain itu tidak penting. Saya menggarisbawahi kapasitas kreatif dia. Hal yang tak bisa Anda analisis adalah misteri bagi yang tidak tahu mengenai mereka,” imbuh pelatih berusia 63 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini