MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer sempat dicap memberi keajaiban kepada Manchester United. Pelatih asal Norwegia itu membawa Man United meraih 14 menang, 2 imbang dan 3 kalah dari 19 laga awal membesut Setan Merah.
Atas hasil itu, Man United dapat bersaing finis di posisi empat besar Liga Inggris 2018-2019, serta melaju ke perempatfinal Piala FA dan Liga Champions. Pada akhirnya, manajemen Man United pun memberikan kontrak permanen kepada pelatih 46 tahun itu. Solskjaer dikontrak selama tiga tahun atau hingga 30 Juni 2022.

Akan tetapi setelah ditunjuk sebagai pelatih permanen, Solskjaer gagal memberikan hasil positif kepada The Red Devils –julukan Man United. Dari enam pertandingan, Paul Pogba dan kawan-kawan hanya mendapatkan dua menang dan empat kalah.
BACA JUGA: Foden Optimis Man City Bisa Tumbangkan Man United di Old Trafford
Akibat kekalahan demi kekalahan yang didapat, Man United kini tercecer ke posisi enam Liga Inggris 2018-2019, serta telah tersingkir dari Piala FA dan Liga Champions. Sekarang yang jadi pertanyaan, akankah Solskjaer tetap menangani Man United musim depan?
Andai Solskjaer membawa Man United finis di posisi empat besar Liga Inggris, eks pelatih Molde itu dijamin tetap membesut The Red Devils musim depan. Menjadi masalah jika Man United gagal finis di empat besar yang berarti mereka gagal ambil bagian di Liga Champions musim depan.
Meski begitu, bukan keputusan yang buruk tetap mempertahankan Solskjaer, meski Man United gagal mentas di Liga Champions musim depan. Sebab musim depan merupakan wadah bagi Solskjaer untuk menunjukkan kecakapannya dalam melatih.

Eks pelatih Cardiff City itu dapat memilih pemain yang dibutuhkan di pasar transfer. Dengan mengolah skuad sesuai kebutuhan, peluang Solskjaer membawa Man United meraih hasil lebih bagus pada musim depan terbuka lebar.
(Ramdani Bur)