MANCHESTER – Mantan penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, memicu peperangan dengan para legenda klub. Pria asal Swedia itu menyebut para legenda yang dijuluki Class of 1992 justru menghambat laju Setan Merah karena terlalu bawel saat mengkritik.
Ibrakadabra – julukan Zlatan – mengatakan, para pelatih yang datang ke Man United akan selalu dihantui oleh era keemasan di bawah Sir Alex Ferguson. Apalagi, capaian para pelatih tersebut selalu dibanding-bandingkan dengan Fergie oleh para legenda klub seperti Paul Scholes dan Gary Neville.
Ryan Giggs, sebagai salah satu legenda klub, membantah kritik tersebut. Pria yang kini melatih Tim Nasional (Timnas) Wales itu malah mengejek Zlatan Ibrahimovic sebagai seseorang yang paling mengenal klub Manchester United dibandingkan dirinya.

(Baca juga: Ibrahimovic: Era Keemasan Ferguson Hambat Perkembangan Man United)
“Hanya Nicky (Butt) yang punya hubungan dengan klub sekarang. Jika Anda bermain lebih dari 2.000 pertandingan seperti kami, maka kami tentu saja punya pendapat sendiri. Terkadang pendapat itu positif, terkadang juga negatif, tetapi itu tidak ada dampaknya pada prestasi klub,” tutur Ryan Giggs, mengutip dari Sportskeeda, Rabu (20/3/2019).
“Kami adalah suporter, seperti mantan pemain lainnya di media. Seperti itu lah sepakbola, selalu ada pendapat berbeda. Akan tetapi, tentu saja dia (Ibrahimovic) lebih tahu soal Man United daripada kami,” imbuh pria berusia 46 tahun tersebut.

Ibrahimovic sebelumnya mengatakan, jika dirinya kelak datang sebagai pelatih Man United, ia tidak mau mendengar apa pun soal era Ferguson. Sebab, Zlatan datang untuk menciptakan sejarahnya sendiri dengan klub tersukses di Inggris tersebut.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.