“Saya pikir di babak pertama, kedua tim ketika mereka menguasai bola, mereka tidak terlalu menyakiti lawan. Tidak ada intensitas pada aksi pertahanan, dengan semua orang bermain di blok rendah-menengah. Itu bukan suhu yang tersaji pada laga derby, atau dari El Clasico yang memperebutkan gelar,” terang Mourinho, mengutip dari Goal, Minggu (3/3/2019).

"Saya pikir tindakan Sergio Ramos mungkin datang dari seorang pemain yang tahu permainan harus berubah. Dan mungkin dia melakukannya dengan maksud menciptakan suhu yang berbeda untuk babak kedua, karena permainan sampai saat itu benar-benar lembut, menurut pendapat saya,” lanjutnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.