nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Laga Liverpool vs Bayern, Klopp Dicuekin Kovac

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 09:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 20 261 2020390 usai-laga-liverpool-vs-bayern-klopp-dicuekin-kovac-gdyA3ZexEn.jpg Klopp (kiri) dan Kovac (kanan) di leg I 16 besar Liga Champions 2018-2019. (Foto: The Sun)

LIVERPOOL – Pertandingan yang mempertemukan Liverpool dengan Bayern Munich di leg I babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 berakhir dengan skor 0-0, pada Rabu (20/2/2019) dini hari WIB. Laga tersebut berlangsung cukup sengit meski tak ada gol yang tercipta. Namun, setelah laga berakhir ternyata ada kejadian menarik yang terlihat dari pinggir lapangan.

Kejadian menarik itu adalah pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tampak berdiri di pinggir lapangan sambil melihat ke arah bangku cadangan Bayern. Ternyata, pada saat itu Klopp sedang menunggu Kovac untuk melakukan jabat tangan, suatu kebiasaan yang menjadi hal yang sering dilakukan seusai pertandingan berakhir.

Baca Juga: Raih Hasil Imbang Kontra Bayern, Kapten Liverpool: Kami Balas di Leg II

Akan tetapi pelatih Bayern, Niko Kovac, ternyata tak langsung menghampiri Klopp. Kovac justru menghampiri para pemainnya terlebih dahulu baru setelah itu datang ke arah Klopp. Namun Klopp sudah menunggu cukup lama untuk menantikan jabatan tangannya dengan Kovac. Sehingga ketika mereka berjabat tangan, Klopp langsung mengatakan ia sudah menunggu cukup lama.

“Saya ingin berjabat tangan dengan Kovac secepat mungkin. Namun dia pergi dan menjabat tangan dengan semua para pemainnya. Ketika dia menghampiri saya, saya langsung bilang saya sudah menunggunya. Namun dia sudah meminta maaf dan saya juga tak masalah. Itu murni karena salah paham saja. Saya berdiri menunggunya seperti lembu di depan gunung,” kata Klopp, dikutip dari The Sun, Rabu (20/2/2019).

Kovac sendiri juga mengatakan itu semua salah paham. Ia lupa di Inggris kebiasaannya adalah para pelatih langsung berjabat tangan ketika laga berakhir. Namun ketika dini hari tadi, Kovac melakukan kebiasaan di sepakbola Jerman, yang mana ketika laga usai pelatih terlebih dahulu menemui para pemainnya.

“Itu adalah hal yang lucu. Kami lupa berada di tanah Inggris. Di Jerman adalah hal biasa ketika laga berakhir, Anda (seorang pelatih) langsung menjabat tangan para pemainnya. Di Inggris justru para pelatih yang harus berjabat tangan. Saya sudah mengatakan maaf kepadanya,” tutup Kovac.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini