nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Motif Bambang Suryo Ungkap Skandal Pengaturan Skor di Indonesia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 16:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 28 49 1997163 motif-bambang-suryo-ungkap-skandal-pengaturan-skor-di-indonesia-ybLkUP1Es0.jpg Bambang Suryo (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo, mengatakan tidak ada niat buruk ketika dirinya mengungkap pengaturan skor yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Pasalnya, pengungkapan yang ia sampaikan sebelumnya dalam sebuah acara televisi, membuat oknum di tubuh PSSI kini satu per satu mulai ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola.

Bambang menjelaskan, keinginannya mengungkap fakta bobrok tersebut karena ia berharap sepakbola Indonesia bisa lebih sehat dan bersih. Sebab, menurutnya dengan adanya kompetisi dalam negeri yang baik, diharapkan bisa mendorong prestasi sepakbola Indonesia, khususnya Tim Nasional (Timnas).

Penangkapan Johar (Foto: Istimewa)

“Motif saya (membongkar skandal pengaturan skor di Indonesia) hanya ingin sepakbola Indonesia ini lebih bersih lagi, lebih sehat, dan bisa sesuai dengan yang kita idam-idamkan bahwa adik-adik kita atau anak-anak kita bisa membawa negara Indonesia ini lebih baik,” ungkap Bambang kepada Okezone melalui sambungan telefon, Jumat (28/12/2018).

Baca juga Ini Tanggapan Bambang Suryo Terkait Penangkapan Tersangka Mafia Bola

“Tanpa adanya kompetisi yang baik di dalam negeri, niscaya kita tidak bisa berkata apa-apa di Asia dan Asia Tenggara, apalagi di dunia,” tambahnya.

PSSI (Foto: Tatang/Okezone)

Saat ini, pihak Satgas Anti-Mafia Bola telah menangkap tiga tersangka terkait dugaan skandal pengaturan skor sepakbola di ajang Liga 2 dan 3. Ketiganya adalah anggota Komite Eksekutif (Exco), Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit, Priyanti (P) alias Mbah Pri dan sang anak yakni Anik Yuni Artikasrasi (A) alias Tika.

Sebelumnya dalam sebuah acara talkshow televisi Indonesia, Bambang menyebutkan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Sejumlah pihak yang terlibat ditulis secara rinci dalam sebuah buku, di mana para pelaku tersebut telah aktif berkegiatan sejak 2011-2015.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini