“Ada banyak yang bisa dibahas mengenai babak pertama. Serangan kami tidak cukup tajam. Secara pertahanan, kami cukup baik tetapi memang lini serang kurang menggigit,” tukas Fakhri Husaini dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Senin (24/9/2018).
“Kami tidak kebobolan dari permainan terbuka tetapi dari situasi bola mati,” imbuh pria berusia 53 tahun tersebut.

Jalannya laga sedikit berubah pada babak kedua setelah Fakhri memasukkan Sutan Zico untuk menggantikan Amanar Abdillah. Pergantian tersebut terbukti vital karena Zico mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-50 untuk mengamankan satu angka.
(Fetra Hariandja)