MANCHESTER – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, kelimpungan dengan strategi menyerang yang diterapkan Leicester City. Hal itu saat Man United menjamu Leicester City di laga perdana Liga Inggris 2018-2019 yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Sabtu (11/8/2018) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, The Red Devils –julukan Man United– memang memenangi pertandingan dengan skor 2-1. Akan tetapi secara statistik, The Foxes –julukan Leicester– racikan Claude Puel unggul dari Man United.

(Foto: REUTERS)
Secara penguasaan bola, James Madisson dan kawan-kawan menyentuh 54 persen, berbanding 46 persen milik Manchester Merah. Begitu juga dalam segi tembakan. Kelechi Iheanacho dan kawan-kawan melepaskan 13 shot, berbanding delapan milik Man United.
BACA JUGA: Man United Kalahkan Leicester 2-1, Mourinho Ingin Lakukan 6 Pergantian Pemain
Sepanjang pertandingan, Demarai Gray, Iheanacho dan pemain pengganti Jamie Vardy beberapa kali merepotkan gawang Man United kawalan David de Gea. Selain kecakapan De Gea, kemenangan Man United juga terbantu performa apik dari lini serang Man United.
Dari total enam shot on target, dua di antaranya membuahkan gol. Dua gol Man United masing-masing dicetak Paul Pogba pada menit ketiga via titik putih dan aksi Luke Shaw di tujuh menit akhir pertandingan. Sementara itu, gol Leicester dicetak lewat sundulan Vardy di pengujung pertandingan.

(Foto: REUTERS)
“Leicester tampil kuat di periode ini. Mereka tampil sebagai satu kesatuan. Beruntung, kami dibantu performa fantastis dari Paul (Pogba),” kata Mourinho mengutip dari Sportsmole, Sabtu (11/8/2018).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.