Pembinaan Apik Sepakbola Usia Dini Myanmar, Dibuat Mati Kutu oleh Timnas Indonesia U-19

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 51 1770256 pembinaan-apik-sepakbola-usia-dini-myanmar-dibuat-mati-kutu-oleh-timnas-indonesia-u-19-3G5R8pvU2T.jpg Egy Maulana, motor serangan Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)

TIM Nasional (Timnas) senior Myanmar bisa dibilang tak dapat dibanggakan dalam dua dekade belakangan. Jangankan menjuarai Piala AFF, untuk sekadar tampil di partai puncak pun mereka tak mampu.

Namun di Timnas usia muda, jangan remehkan Myanmar. Pada Piala Asia U-19 2014 yang digelar di kandang sendiri, Aung Thu dan kawan-kawan menembus babak semifinal! Di fase grup, bahkan mereka mengalahkan Thailand 3-0 dan di perempatfinal giliran Uni Emirat Arab (UEA) yang dibungkam 1-0.

BACA JUGA: Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Filipina di Piala AFF U-18, Rebut 3 Poin Garuda Nusantara!

Keberhasilan lolos ke semifinal membuat mereka berhak tampil di Piala Dunia U-20 2015. Meski selalu kalah dalam tiga laga yang dilakoni, Myanmar mampu merepotkan Amerika Serikat (AS) hingga hanya kalah 1-2.

Saat ini, beberapa pemain Myanmar muda itu menembus tim senior. Namun, regenerasi tidak berhenti sampai di situ. Myanmar terus getol mengembangkan sepakbola usia muda, mengingat mereka ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U-18 2017.

BACA JUGA: Cetak 2 Gol ke Gawang Myanmar, Egy Maulana: Gol Itu untuk Catur Juliantono

Jelang tampil di Piala AFF U-18 2017, Myanmar U-19 beberapa kali melakoni laga uji coba internasional. Mereka sanggup menahan Inter Milan U-18 dengan skor 2-2, serta menundukkan Thailand U-18 2-1!

Kedigdayaan Myanmar terus berlanjut saat bertemu Timnas Indonesia U-19, di babak pertama laga perdana Grup B Piala AFF U-18 2017, Selasa 5 September. Tampil mobile membuat mereka unggul 1-0 di paruh pertama.

Namun, permainan menekan yang ditunjukkan tim asuhan Indra Sjafri di paruh kedua merepotkan Myanmar. Alhasil, Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19– membalikkan kedudukan via brace Egy Maulana Vikri, sekaligus memastikan kemenangan 2-1.

Hasil di atas jelas mengindikasikan, sepakbola Tanah Air tak bisa dipandang remeh. Di dua event terbesar terakhir (Piala AFF 2016 dan SEA Games 2017) Indonesia memang gagal menjadi kampiun. Namun di Piala AFF U-18 2017, peluang Indonesia berjaya terbuka lebar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini