Fabregas menyesali hal tersebut. Sebab, ia biasanya meminta Nico Paz dan kawan-kawan untuk terus tancap gas sepanjang 90 menit.
“Saya bilang ke pemain untuk berhenti berlari dan bertahan di tengah dan itu adalah sesuatu yang saya sesali karena sayalah orang pertama yang selalu meminta mereka bertarung hingga akhir,” aku Fabregas.
“Gol itu melukai saya karena kami menurunkan intensitas dan blok pertahanan kami, tetapi itu adalah kesalahan saya,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)