LIVERPOOL – Manchester United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Everton di matchday ketiga Liga Inggris 2026-2027, pada Minggu 6 September 2026. Unggul dua kali sepanjang jalannya pertandingan, Setan Merah justru gagal mengamankan kemenangan penuh akibat kebobolan gol penyeimbang di menit-menit akhir.
Pemain Everton, Ainsley Maitland-Niles menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Setan Merah lewat gol jarak jauhnya pada menit keenam masa injury time babak kedua. Gol dramatis tersebut sekaligus membuyarkan kerja keras skuad asuhan Michael Carrick yang sebelumnya sempat memimpin berkat gol Benjamin Sesko.
Hasil imbang ini membuat Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari total tiga pertandingan awal Premier League musim ini. Tekanan publik pun mulai mengarah ke ruang ganti tim, mengingat tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti di depan mata.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, buru-buru meredam kritik negatif dan menilai hasil imbang kontra Everton bukanlah bencana besar. Ia menyebut timnya sebenarnya sudah sangat dekat dengan raihan tiga poin penuh seandainya fokus terjaga hingga peluit panjang berbunyi.
Meski demikian, sang juru taktik tetap mengakui perlunya evaluasi mendalam pada lini pertahanan agar tidak lagi kehilangan poin secara konyol. Ia menyoroti dua gol jarak jauh lawan yang menurutnya lahir dari tendangan luar biasa yang jarang terjadi dalam situasi normal.
"Ini tidak terlalu buruk. Kami hampir saja meraih tiga poin hari ini. Itulah sepak bola, ada momen-momen yang bisa kami tangani dengan lebih baik, tetapi kami akan baik-baik saja,” ungkap Carrick dalam sesi jumpa pers pascalaga, dikutip dari Sportsmole, Senin (7/9/2026).
"Jelas kami tidak bisa mengabaikan (kebobolan gol). Kita perlu kebobolan lebih sedikit gol untuk meningkatkan peluang memenangkan pertandingan, tetapi kita pasti akan mempertimbangkan hal itu dan terus meningkatkan performa. Saya pikir jelas ada hal-hal yang perlu kita perbaiki sebagai sebuah tim,” tambahnya.