REAL Madrid memutuskan berhenti mengejar Rodri yang kemudian bergabung dengan Barcelona di bursa transfer musim panas 2026. Jose Mourinho lantas mengungkap alasannya.
Saksikan Liga Spanyol 2026-2027 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.
Rodri jadi rebutan antara dua klub yang berseteru di Spanyol. Madrid awalnya jadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan eks Manchester City tersebut.
Tapi, pada akhirnya, Rodri memilih tawaran yang diajukan Barcelona. Ia pindah dari Stadion Etihad dengan mahar 60 juta Euro (setara Rp1,24 triliun) dan dikontrak hingga Juni 2030.
Bahkan, Mourinho beberapa kali bicara langsung dengan Rodri. Sayangnya, Madrid menarik diri dari perburuan. Menurut The Special One, sang pemain ragu dengan proyek klubnya.
“Saya bicara kepadanya beberapa kali dan Real Madrid mengajukan tawaran yang bagus. Saya pikir ada hubungan yang baik (antara Real Madrid) dengan City,” papar Mourinho, dinukil dari Goal International, Rabu (19/8/2026).
“Tanpa negosiasi dengan City, klub langsung mengontak Rodri, mereka mengajukan tawaran besar. Rodri memiliki keraguan, dia ragu-ragu, dan keraguan itu menciptakan keraguan dalam diri saya,” sambung lelaki asal Portugal itu.
Mourinho menegaskan, Rodri sangat menghormati Madrid. Tapi, sekali lagi, keraguan yang dimiliki peraih Ballon d’Or 2024 tersebut, membuat Los Merengues memutuskan mundur teratur.
“Dia adalah pemain yang luar biasa dan sangat menghormati kami, tidak ada hal negatif untuk dikatakan, tetapi Real Madrid ada di dimensi berbeda, di mana pemain tidak boleh ragu dengan keputusannya,” kata Mourinho.
“Anda menghubungi dan pemain bertanya, ‘Kapan saya bisa pergi?’ Itu konsepnya. Tapi, dia sangat hormat pada kami. Saya mendoakan yang baik-baik untuknya,” tutup pria kelahiran Setubal tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)