Karena itu, Fabregas bersikap pasrah. Ia siap mengarungi kompetisi antarklub terakbar di Benua Eropa dengan bermodal skuad yang sangat tipis.
“Kami terkendala batas pendaftaran pemain UEFA karena kami belum punya akademi yang mampu menghasilkan pemain, kami hanya bisa memiliki 16-17 pemain di skuad untuk Liga Champions,” kata Fabregas, dikutip dari Football Italia, Jumat (7/8/2026).
“Inilah kenapa kami harus membentuk sendiri pemain-pemain kami. Proses ini butuh waktu dan tidak bisa diselesaikan hanya dalam 2-3 tahun,” tukas pria asal Spanyol itu.
Skuad yang tipis tentu sangat berbahaya untuk Como 1907. Sialnya lagi, mereka tak bisa dengan mudah merekrut pemain-pemain jebolan akademi di Italia karena harganya pasti selangit.
(Wikanto Arungbudoyo)