BANDUNG – Persib Bandung ikut mendapatkan keuntungan dengan masuknya nama pemain mereka, Frans Putros ke dalam skuad Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026. Tak hanya rasa bangga karena pemainnya bakal tampil di turnamen sepakbola terbesar di dunia tersebut, Persib juga dipastikan ketiban bonus uang karena Frans Putros!
Seperti yang diketahui, pelatih Tim Nasional (Timnas) Irak, Graham Arnold, resmi merilis daftar 26 pemain yang akan diboyong ke Piala Dunia 2026 pada Senin 1 Juni 2026 lalu. Dari deretan nama tersebut, terselip bek tangguh milik Pangeran Biru, Frans Putros.
Masuknya nama bek berusia 31 tahun itu tidak mengejutkan, mengingat ia merupakan pilar penting yang mencatatkan sembilan penampilan sepanjang babak kualifikasi zona Asia. Menariknya, partisipasi Putros di turnamen akbar ini tidak hanya mengharumkan nama klub, tetapi juga berpotensi mengalirkan dana segar alias 'cuan' dalam jumlah besar ke rekening Persib Bandung.
Keuntungan finansial yang bisa didapat Persib ini mengacu pada kebijakan resmi badan sepak bola dunia yang bernama The FIFA Club Benefits Programme (Program Manfaat Klub FIFA). Program ini dirancang sebagai bentuk apresiasi dan uang kompensasi kepada klub-klub yang rela melepas pemainnya untuk berlaga di Piala Dunia.
Meskipun kontrak Frans Putros bersama Persib tercatat habis pada 31 Mei 2026 menurut data Transfermarkt, klub kebanggaan Jawa Barat ini dipastikan tetap berhak menerima uang balas jasa. Pasalnya, FIFA juga membagikan keuntungan kepada klub yang dibela si pemain selama masa kualifikasi, bukan hanya saat turnamen berlangsung.
Mekanisme pembagiannya menggunakan metode transparan berupa hitungan "per pemain, per hari". Jika berkaca pada edisi Piala Dunia 2022 lalu, FIFA menggelontorkan dana sebesar US10.950 atau sekira Rp195juta per hari untuk satu pemain. Sebagai gambaran totalitas program ini, empat tahun lalu FIFA membagikan dana fantastis mencapai US209 juta (Rp3,7 triliun) kepada 440 klub dari 51 negara yang menaungi 837 pemain.
Agar uang pembinaan ini bisa cair, manajemen Persib Bandung wajib memenuhi syarat administratif, yaitu melakukan pendaftaran resmi melalui platform digital yang telah disediakan oleh FIFA.
Bagi Irak sendiri, Piala Dunia 2026 merupakan momen bersejarah karena menjadi panggung kembalinya mereka ke level tertinggi setelah absen selama 40 tahun. Tiket kelolosan dramatis ini mereka segel setelah menumbangkan Bolivia dengan skor 2-1 di final play-off interkonfederasi.
Langkah Singa Mesopotamia di putaran final dipastikan tidak akan mudah. Tergabung di Grup I, Frans Putros dan kawan-kawan harus siap memeras keringat ekstra karena terkepung oleh kekuatan besar sepak bola dunia: Prancis, Norwegia, dan Senegal.
Makin lama Irak mampu bertahan dan melangkah jauh di turnamen ini, makin tebal pula pundi-pundi uang yang akan mengalir ke kubu Persib Bandung.
(Rivan Nasri Rachman)