Selain Teja, nama kiper legendaris I Made Wirawan juga menghiasi catatan unik dalam sejarah juara kali ini. Made terlibat dalam empat gelar juara Persib dengan peran yang berbeda-beda sepanjang kariernya.
I Made Wirawan mengangkat trofi sebagai pemain utama pada musim 2014 dan 2023-2024, berkontribusi sebagai pelatih kiper pada 2024-2025, dan secara unik pada musim ini mengemban tugas ganda sebagai pelatih kiper sekaligus masuk dalam daftar pemain cadangan tim.
Tambahan gelar musim ini juga membawa Persib menyalip rekor Persipura Jayapura yang sudah bertahan selama 13 tahun sejak 2013 sebagai pemilik gelar juara kasta tertinggi terbanyak di era profesional, dengan total lima trofi (1994-1995, 2014, 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026). Raihan 79 poin akhir musim ini juga memecahkan rekor poin tertinggi klub juara di era modern, melompati catatan 75 poin milik Bali United dan PSM Makassar.
Total Poin Akhir: 79 Poin (Peringkat 1 - Unggul Head-to-Head)
Rekor Laga Kandang: Tidak Terkalahkan (15 Menang, 2 Imbang)
Pencapaian Individu Pemain: Teja Paku Alam (19 Clean Sheets)
Pencapaian Kolektif Tim: Hattrick Juara Beruntun Pertama Era Profesional
Penghargaan Pelatih: Bojan Hodak (Pelatih Terbaik 3 Musim Beruntun)
(Rivan Nasri Rachman)