Saat itu, perolehan poin Manchester City dan Arsenal sama-sama 70 angka. Beruntung bagi Arsenal, Manchester City dua kali terpeleset setelahnya. Dalam tiga pekan terakhir di Liga Inggris 2025-2026, Manchester City hanya mendapatkan satu menang dan dua imbang.
Di saat bersamaan, Arsenal selalu meraih kemenangan. Karena itu, mental juara berhasil ditunjukkan Arsenal musim ini.
Banyak yang menilai Mikel Arteta hanya hebat sebagai asisten pelatih. Ia sukses besar ketika menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City pada 2016-2019, namun gagal unjuk gigi semenjak melatih Arsenal pada 2020.
Namun, anggapan itu akhirnya dimentahkan Mikel Arteta dini hari tadi. Hebatnya, klub yang dikalahkan Mikel Arteta adalah Manchester City, klub yang pertama kali memberikannya pengalamannya sebagai pemimpin di pinggir lapangan.
Tak sampai di situ, ia juga mengalahkan sang mentor, Pep Guardiola. Bagi Mikel Arteta, trofi Liga Inggris merupakan gelar mayor keduanya sebagai pelatih. Sebelumnya ia membawa Arsenal juara Piala FA 2019-2020.
(Ramdani Bur)