Salah satu tim berlatar belakang era Perserikatan, yakni Persija Jakarta membuktikan kelayakannya sebagai klub besar yang mampu beradaptasi dengan iklim profesional. Persija Jakarta berhasil naik ke podium juara pada musim 2001 dan 2018.
Sementara itu, PSM Makassar sukses merajai kompetisi pada musim 1999-2000 serta menyudahi dahaga gelar jangka panjang mereka pada musim 2022-2023.
Bali United menjadi satu-satunya klub kontemporer baru yang berhasil merusak dominasi tim-tim tradisional berdarah Perserikatan. Perwakilan dari Pulau Dewata ini mencatatkan prestasi mentereng dengan meraih gelar juara pada musim 2019 dan langsung menggenapinya secara back-to-back pada musim 2021-2022.
Selain kelima nama klub di atas, sejatinya masih ada Persebaya Surabaya dan Persik Kediri yang juga mencatatkan dua gelar Liga Indonesia. Persebaya mengunci dua trofi bergengsi mereka pada masa-masa awal liga profesional, tepatnya musim 1996-1997 dan 2004.
Di sisi lain, Macan Putih—julukan Persik Kediri—sempat menggebrak sepak bola nasional saat menjadi kekuatan baru yang menjuarai kompetisi pada musim 2003 dan 2006.
(Rivan Nasri Rachman)