Persija Jakarta Main di ASEAN Club Championship 2026-2027? Begini Respons I.League

Cikal Bintang, Jurnalis
Jum'at 15 Mei 2026 01:05 WIB
Persija Jakarta berpeluang main di ASEAN Club Championship 2026-2027. (Foto: Media Persija Jakarta)
Share :

DIREKTUR Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Asep Saputra, angkat bicara soal peluang Persija Jakarta tampil di ASEAN Club Championship (ACC) 2026-2027. Peluang itu muncul setelah Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- dipastikan finis di peringkat ketiga Super League 2025-2026.

Persija Jakarta kini mengoleksi 65 poin di klasemen sementara. Skuad besutan Mauricio Souza sudah tidak mungkin mengejar Borneo FC dan Persib Bandung yang sama-sama mengumpulkan 75 poin.

Persija Jakarta finis ketiga di Super League 2025-2026. (Foto: Media Persija Jakarta)

Sementara itu, pesaing terdekat di posisi keempat yakni Dewa United baru mengoleksi 53 poin hingga pekan ke-32. Kondisi tersebut membuat Persija Jakarta dipastikan mengakhiri musim di posisi tiga besar.

1. Persija Jakarta Main di Kompetisi Antarklub Asia?

Situasi itu kemudian memunculkan kemungkinan Persija Jakarta tampil di kompetisi antarklub Asia musim depan. Pasalnya, dua tim teratas klasemen dipastikan menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia.

Juara Super League nantinya akan tampil di babak playoff AFC Champions League (ACL) Two musim depan. Jika gagal lolos dari fase tersebut, klub terkait akan turun bermain di AFC Challenge League (ACLE).

Sementara itu, tim runner-up dipastikan turun di playoff AFC Challenge League 2026-2027. Di luar ajang Asia, masih ada peluang tampil di ASEAN Club Championship untuk klub Indonesia.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, kompetisi ASEAN tersebut seharusnya diikuti tim peringkat satu dan dua liga domestik. Namun , pada musim 2025-2026, Persib dan Dewa United yang menjadi juara serta runner-up (2024-2025) memilih fokus tampil di kompetisi Asia.

Saa itu, I.League sempat berencana mengirimkan Malut United sebagai wakil Indonesia di ASEAN Club Championship 2025-2026. Akan tetapi, permintaan tersebut ditolak pihak ASEAN Football Federation atau AFF.

Menanggapi situasi tersebut, Asep memastikan jatah wakil Indonesia di kompetisi Asia musim depan tidak mengalami perubahan. Ia mengatakan juara dan runner-up tetap tampil di play-off ACL Two serta AFC Challenge League.

"Meskipun ada perubahan sistem di ACLE (AFC Champions League Elite) tapi status kita di musim depan enggak berubah," ujar Asep kepada awak media, termasuk Okezone di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta.

"(Liga Indonesia) masih di play-off-nya ACL 2 dan juga AFC Challenge. Itu yang AFC (Asia)," tambahnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya