Asep juga menjelaskan regulasi ASEAN Club Championship sejauh ini belum berubah. Menurutnya, aturan kompetisi masih mengutamakan peringkat satu dan dua dari setiap liga ASEAN.
Pria berkacamata itu pun mengingatkan klub-klub papan atas mengenai padatnya jadwal musim depan. Sebab, wakil Indonesia berpotensi bermain di kompetisi domestik, Asia, hingga ASEAN dalam waktu bersamaan.
"Yang ASEAN, kalau berkaca kepada regulasi, Entry Regulation-nya dari kompetisi memang menyebutkan juara dan juga the best next best place-nya jadi 1, 2, 3 dan lain-lain. Kita enggak mau berspekulasi. Kita dalam diskusi, tentu kita juga kemarin dalam pertemuan dengan klub-klub sampaikan memang agak berat nih musim depan," jelas Asep.
"Juara ada potensi sekali lagi kalau tak terhindarkan juga harus bermain di banyak kompetisi, salah satunya adalah ASEAN. Slot keduanya tentu adalah runner-up. Tetapi, dalam konteks kita juga sudah menyampaikan kepada anggota apa kepada club owner, musim depan itu menjadi musim yang sangat panjang," sambungnya.
Meski begitu, I.League saat ini tengah mengupayakan diskusi dengan AFF agar klub peringkat tiga hingga empat bisa mendapatkan kesempatan tampil di di ASEAN Club Championship. Jika usulan tersebut diterima, Persija Jakarta dipastikan memperoleh tiket tampil di ajang Asia Tenggara tersebut.
Untuk perebutan slot tambahan, persaingan masih terbuka bagi beberapa klub. Dewa United masih berada di posisi terdepan dengan 53 poin, disusul Persebaya Surabaya yang mengoleksi 52 angka.
Selain itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC juga masih memiliki peluang bersaing memperebutkan tiket di ASEAN Club Championship. Klub tersebut kini berada di posisi ketujuh dengan raihan 50 poin.
Meski peluang itu terbuka, Asep menegaskan pihaknya belum bisa memberikan kepastian. Dia menyebut keputusan akhir tetap berada di tangan AFF selaku operator kompetisi ASEAN.
"Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan (slot tambahan). Tapi sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya. Kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga atau tapi kalau berdasarkan regulasinya memang harus (posisi) 1 dan 2," papar Asep.
"Tapi sekali lagi kita menunggu saja karena AFF kan nanti akan merilis jadi mohon juga jangan disalahartikan pernyataan saya menyampaikan 'Oh sudah'. Belum, jadi kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14 kan," tutupnya.
(Ramdani Bur)