Meskipun Crystal Palace mungkin sedang membagi fokus mereka ke final Liga Konferensi Eropa 2025-2026 melawan Rayo Vallecano pada 27 Mei mendatang, Guardiola menolak anggapan lawannya akan menjadi tim yang mudah dikalahkan. Ia menyadari di bawah arahan Oliver Glasner, Palace tetap memiliki pola permainan yang berbahaya meski sempat menunjukkan inkonsistensi di liga.
“Sejak era Roy Hodgson, terutama sekarang bersama Oliver, laga melawan mereka selalu sulit,” sambung Guardiola.
Guardiola menambahkan status Palace sebagai finalis kompetisi Eropa membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas yang patut diwaspadai. Dengan prinsip hanya memedulikan hal-hal yang bisa dikontrol oleh timnya sendiri, Guardiola berambisi membawa Man City terus bertarung memperebutkan trofi Premier League hingga pekan terakhir.
(Rivan Nasri Rachman)