“Kami selalu mencari pemain asal Italia. Kami membeli empat orang saat tembus Serie A pertama kali. Masalahnya, harga mereka mahal dan kami tidak bisa membayarnya dengan mencicil,” papar Mirwan.
“Kami sedang mengembangkan 4-5 pemain Italia dan kami berharap akan siap untuk tim utama. Fokusnya bukan menghabiskan uang tetapi membuat klub ini mendapat keuntungan dan bertahan untuk jangka panjang,” imbuhnya.
Terakhir, Mirwan bicara soal sepakbola secara umum di Italia dan sempat menyinggung tentang Indonesia. Ia pun senang dengan semangat kolaboratif yang ditunjukkan pemilik-pemilik klub.
“Ini adalah negara yang sangat ramah, seperti Indonesia hingga batas tertentu. Klub-klub di sini berkompetisi di lapangan tetapi di luar lapangan, ada ide-ide untuk bersama-sama mendukung agar liga ini terus bertumbuh,” tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)