Diketahui pada Piala Asia 2027 mendatang, Indonesia tergabung dalam Grup F yang tergolong "grup neraka" karena dihuni oleh raksasa sepak bola Jepang, Qatar, serta rival regional Thailand. Persaingan yang berat ini menuntut kematangan komposisi pemain yang benar-benar teruji di berbagai level.
"Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” ungkap Herdman.
Pada TC akhir Mei nanti, Herdman juga berambisi memperkuat identitas permainan yang diusung Timnas Indonesia. Mantan pelatih timnas Kanada itu menekankan bahwa chemistry atau ikatan antarpemain akan menjadi kunci utama bagi Indonesia agar mampu berbicara banyak di level Asia.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan. Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia," tutup Herdman.
(Rivan Nasri Rachman)