“Cesc adalah pilar (penting) kami yang menjadi orbit kami. Saya pernah mengatakan dia adalah seorang fenomena, dia memiliki ambisi dan rasa lapar yang belum pernah saya lihat sebelumnya,” papar Ludi, dikutip dari Football Italia, Kamis (23/4/2026).
“Kami berutang banyak kepadanya. Kami saling terhubung dalam banyak hal, dari sisi kultur, dan juga target. Saya yakin kami akan tetap bersama untuk jangka waktu yang lama, karena kami berutang kepadanya, dan dia juga berutang kepada Como,” imbuhnya.
Chelsea bukanlah satu-satunya klub yang berminat atau pernah ingin mengangkut Fabregas. Akhir musim lalu, Inter disebut-sebut berusaha keras membajaknya ke Stadion Giuseppe Meazza.
Selain Chelsea, kursi pelatih di Real Madrid juga bisa jadi lowong bila manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Alvaro Arbeloa. Patut dinanti ke mana Fabregas akan berlabuh musim depan.
(Wikanto Arungbudoyo)