Penyebab lain Madrid gagal membalikkan keadaan adalah performa luar biasa Manuel Neuer di bawah mistar gawang Bayern. Meski Madrid tampil menyerang total di 20 menit terakhir dan melepaskan total 20 tembakan, Neuer sukses melakukan sembilan penyelamatan krusial.
Hal ini diakui oleh kiper Madrid, Andriy Lunin, yang menyebut bahwa gelar Player of the Match untuk Neuer adalah bukti betapa masifnya gempuran Madrid yang berhasil diredam.
“Jika (Manuel) Neuer memenangkan man of the match, itu berarti kami banyak menyerang,” ujar Lunin.
Tantangan bagi Madrid untuk membalas di Bayern pekan depan dipastikan semakin berat. Selain harus mengejar defisit gol, Los Blancos akan kehilangan gelandang jangkar mereka, Aurelien Tchouameni, yang terkena akumulasi kartu.
Tanpa pemain pengganti yang sepadan di posisi tersebut, Madrid dituntut tampil sempurna di Allianz Arena pada Kamis 16 April 2026 mendatang jika ingin tetap menjaga asa meraih trofi si Kuping Besar.
(Rivan Nasri Rachman)